Pemblokiran Telegram di India membuat pengguna beralih ke VPN karena kekhawatiran privasi yang meningkat

Lonjakan unduhan VPN setelah pembatasan Telegram
Pemblokiran sementara Telegram di India memicu kenaikan tajam penggunaan VPN, dengan pengguna beralih ke alat privasi dan aplikasi pesan pesaing dalam jumlah yang tidak biasa setelah pihak berwenang memutus akses ke platform tersebut selama seminggu.
Firma intelijen aplikasi Appfigures mengatakan kepada TechCrunch bahwa Selasa, hari ketika India mengumumkan pembatasan itu, adalah hari terbesar untuk unduhan aplikasi VPN di negara itu sejak setidaknya awal 2025. Unduhan aplikasi VPN besar naik 49% dari rata‑rata harian terbaru 139.000 menjadi 208.000.
Proton VPN dan Turbo VPN mencatat lonjakan yang paling curam. Di App Store Apple di India, unduhan Proton VPN naik 113% dan unduhan Turbo VPN meningkat 85%. Di Google Play, unduhan Proton VPN naik 64%, sementara Turbo VPN tumbuh 35%. Unduhan NordVPN di App Store naik 41%, dan unduhan ExpressVPN di Google Play meningkat 31%.
Lonjakan itu juga merombak peringkat toko aplikasi. Proton VPN berpindah dari peringkat 18 ke 5 di kategori Utilities Apple antara 16 Juni dan 18 Juni, sementara peringkatnya di Google Play meningkat dari 8 ke 2 di kategori Tools.
Kekhawatiran penipuan ujian mendorong larangan
Lonjakan itu menyusul keputusan India untuk sementara membatasi Telegram hingga 22 Juni karena kekhawatiran bahwa penipu menggunakan aplikasi tersebut untuk menargetkan kandidat menjelang ujian ulang National Eligibility cum Entrance Test (Undergraduate), ujian masuk terbesar di negara itu berdasarkan volume pendaftar. Pemerintah mengatakan langkah itu dimaksudkan untuk menghentikan soal ujian palsu dan penipuan terkait.
Telegram menantang perintah itu di Pengadilan Tinggi Delhi, berargumen bahwa pihak berwenang seharusnya menargetkan konten tertentu daripada memblokir seluruh platform. Pengadilan menguatkan pembatasan itu pada hari Jumat.
Penyedia VPN mengatakan reaksi itu melampaui sekadar unduhan di toko aplikasi. Proton mengatakan pendaftaran harian dari India naik 120% di atas garis dasar pada hari Rabu, setelah pendaftaran per jam sempat melonjak 150% pada Selasa malam. Windscribe melaporkan pendaftaran memuncak sekitar 100% di atas garis dasar, sementara unduhan iOS untuk pertama kali di India naik sekitar 89%. Surfshark mengatakan telah melihat peningkatan konektivitas dari India sekitar 30% sejak pengumuman.
Rebecca Rosenberg, growth operations manager di Windscribe, mengatakan pola ini mencerminkan kasus lain di mana pemerintah membatasi aplikasi tertentu atau memperketat akses internet.
Kepanikan ini mempertegas betapa cepatnya pengguna di India mencari jalan memutar ketika platform besar diblokir — dan bagaimana langkah semacam itu dapat mempercepat kekhawatiran tentang privasi digital saat lebih banyak orang menyalurkan lalu lintas melalui layanan VPN.
Sumber: